Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FIP UMJ Terlibat Pada English Leaders/Specialists Programme In Java

TIK FIP | 13 Dec 2014

 

Deputi Director CELC (Centre for English Language Communication) dari National University of Singapore (NUS), Susan Tan mengundang Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FIP UMJ dalam English Leaders/Specialists Programme in Java kerjasama Temasek Foundation dan NUS. Hal ini didasarkan pada undangan yang dikirimkan via email kepada UMY yang diteruskan kepada anggota Muheta (Muhammadiyah English Teacher Associaton) yang bersekretariat di UMY yang diketuai oleh Bapak Jati Suryanto, MA yang juga Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa (FPB). UMJ adalah satu dari 11 (sebelas) PTM yang terlibat pada program tersebut. Fokus program ini selama 2 (dua) tahun adalah penguatan kualitas ajar khususnya untuk PTM se-Jawa, seperti UAD, UMS, UM Purwokerto, UM Surabaya, UMY, UM Gresik, UM Malang, UM Purworejo, UM Jember, UM Jakarta, dan UM Ponorogo.

    Melalui bantuan dana lebih dari 4,4 milyar dari Temasek Foundation, CELC-NUS melibatkan ke sebelas PTM tersebut. Undangan English Specialists Programme berdasarkan hasil tes kemampuan lisan dan tulisan dalam Selection Exercise yang dilakukan di UMY, Sabtu 22 November 2014, demikian tegas Susan Tan Deputi Director CELC-NUS dalam email yang diteruskan ke masing-masing Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris ke sebelas PTM, Jumat 12 Desember 2014. Total peserta yang lolos seleksi adalah 56 (lima puluh enam) dan dua peserta diantaranya dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FIP UMJ.

Maksud dan tujuan program tersebut adalah mengevaluasi dan mereformulasi proses pembelajaran bahasa Inggris di Perguruan Tinggi, khususnya di PTM. CELC-NUS akan memberikan training langsung kepada ke 56 peserta terpilih di Singapura. Peserta pelatihan direfresh dengan strategi, metode, perkembangan kurikulum dan bahan ajar hingga keterampilan guru serta seperangkat alat yang diperlukan ketika proses belajar mengajar. Untuk persiapan awal, UMY menjadi tempat workshop selama 3 hari, Senin-Rabu, 5-7 Januari 2015 sebelum diberangkatkan ke National University of Singapore sebagai pusat CELC. CELC-TF Programme ini berlangsung selama 2 tahun dan berakhir di bulan Juli 2016. Dari hasil program ini diharapkan nantinya, PTM yang telah terlibat dapat meneruskan ilmu dan keterampilannya kepada seluruh dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris di PTM se-Indonesia. Kesamaan model diharapkan menjadi standar Pendidikan Bahasa Inggris PTM seluruh Indonesia.