Rakornas VII ALPTKSI Dan Workshop Pendidikan

TIK FIP | 08 Mar 2017

 

     

       Peningkatan Kompetensi Guru dalam Kerangka Standar Nasional Pendidikan Guru (SNPG), adalah tema Rakornas VII ALPTKSI dan Workshop Pendidikan yang diselenggarakan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta selama dua hari, Rabu-Kamis, 8-9 Maret 2017. Hadir pada acara ini, mewakili Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ), Dekan FIP UMJ, Dr Herwina Bahar, MA, dan Wakil Dekan II FIP UMJ, Dr Iswan, M.Si. 

ALPTKSI adalah Asosiasi Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia, sebuah asosiasi profesi yang menaungi PTS (Perguruan Tinggi Swasta) yang menyelenggarakan pendidikan keguruan di seluruh Indonesia. Beberapa intisari dari Rakornas atau Rapat Koordinasi Nasional, hari ini, Rabu 8 Maret 2017 dapat dijelaskan berikut ini. 

        Menurut Prof Djaali, yang juga Rektor UNJ, menyatakan bahwa:

a. Guru sebagai penentu masa depan bangsa, maka guru harus berkualitas, dengan demikian, maka peran perguruan tinggi penyelenggara pendidikan guru harus mampu menghasilkan guru pendidik profesional.

b. Dosen pendidik adalah dosen yang mewakafkan ilmunya kepada peserta didik, berinteraksi edukatif di lingkungan sekolah.

c. Pendidikan berkualitas menghasilkan lulusan dengan kompetensi paripurna melalui proses internalisasi pendidikan karakter yang harus dikawal oleh guru yang memiliki kompetensi dan karakter yang baik.

d. Pentingnya revitalisasi PTPPG (Perguruan Tinggi Pendidikan Profesi Guru) untuk mewujudkan PTPPG yang berkualitas.

e. Pendidikan guru melalui pra jabatan bagi guru dilaksanakan untuk membantu dan membina guru dalam jabatan secara berkelanjutan.

f.  Kesejahteraan guru disesuaikan dengan prestasi kerja.

g. Diperlukan Revitalisasi PTPPG secara kelembagaan, kurikulum, sistem penerimaan, SDM unggul, dan infrastruktur.